5 Jenis Jaket untuk Liburan Musim Dingin dan Cara Merawatnya

Bagi Anda yang berencana liburan akhir tahun ke negara-negara dengan musim dingin atau liburan di dalam negeri ke kota-kota berhawa dingin, saat ini adalah waktu yang tepat bagi Anda untuk mengeluarkan koleksi baju hangat Anda. Namun, penyimpanan baju hangat, terutama jaket dan mantel, dalam jangka waktu lama dan jarang dipakai akan menimbulkan bau apek dan pudarnya warna pada koleksi Anda tersebut. Menurut Regiana Widjaja, pemilik Pressto Laundry & Dry Cleaning Indonesia, “Ada berbagai jenis jaket musim dingin dengan bahan yang berbeda-beda, dan pastinya memerlukan perawatan yang berbeda pula. Karena kita tidak menggunakannya sepanjang tahun, maka kita perlu tahu bagaimana cara merawatnya agar jaket kesayangan kita tidak mengalami penurunan kualitas dan masih tetap nyaman dipakai.”

Namun, jangan khawatir, Pressto Laundry Indonesia ingin berbagi tips untuk merawat 5 jenis jaket agar tetap tampak bersih dan baru.

  • Trench Coat

Jenis mantel ini umumnya terdiri dari 2 jenis bahan yang berbeda pada bagian luar dan dalam. Karena bagian luar dan dalam merupakan bahan yang berbeda, maka perlu cara perawatan yang berbeda pula. Bagian luar biasanya berbahan katun yang membutuhkan teknik pencucian dengan menggunakan air. Sedangkan bagian dalam biasanya berbahan wol, sedikit berbeda dengan katun karena bahan wol mudah menyusut maka kita harus memperhatikan label perawatan yang tertera pada pakaian untuk menghindari penyusutan atau melar. Sangat disarankan untuk menggunakan air dingin dan sikat khusus wol jika ada noda menempel. Trench coat harus disimpan dengan gantungan kayu yang lebar dan kokoh untuk mempertahankan bentuk dari jaket tersebut.

 

  • Faux-Fur Jacket

Karena sifat bahannya, jaket ini sangat rentan menggumpal sehingga proses pembersihannya pun harus sangat hati-hati, dan selalu ikuti petunjuknya dari label perawatan. “Tidak semua mesin cuci dapat digunakan untuk membersihkan jenis jaket ini,” tutur Regiana WIdjaja. Untuk proses pengeringan, cukup lakukan secara manual dengan suhu ruangan dan digantung menggunakan padded hanger yang empuk. Untuk memisahkan bulu-bulu yang menggumpal maka anda dapat menggunakan sikat khusus untuk tipe jaket ini.

 

  • Down atau Puffy Jacket

Jenis jaket ini memiliki tekstur bergelembung di seluruh bagian jaketnya karena terbuat dari bahan serat sintetis yang dapat memberikan kehangatan yang lebih dibandingkan dengan jenis jaket atau mantel dingin lainnya. Namun, jenis jaket ini juga butuh perlakuan khusus dalam perawatannya dengan mengacu pada label perawatan yang tertera pada bagian dalam jaket. Sebagai penggemar jaket, Regiana Widjaja menjalaskan bahwa, “Jaket ini sangat sensitif dengan deterjen sehingga pembersihannya membutuhkan bahan pembersih yang sangat lembut.” Untuk pengeringannya, gantunglah pada gantungan baju yang kokoh hingga ¾ kering, setelah itu masukkan ke dalam mesin pengering dengan putaran yang pelan. Setelah kering, gantung kembali dengan gantungan yang kokoh tersebut.

  • Denim Jacket

Jaket model ini bisa dipakai di setiap musim, namun bisa dipakai juga pada saat musim dingin untuk mempercantik gaya Anda. Jaket denim sangat sensitif terhadap air dan deterjen karena dapat membuatnya menjadi kaku dan memudarkan warna. “Di Pressto, kami selalu memeriksa label perawatan untuk semua jenis bahan, termasuk denim ini, untuk menghindari penurunan mutu dan kerusakan,” tambah Regiana Widjaja. Sebenarnya bahan demin tidak perlu pencucian terlalu sering. Jika ada noda, gunakan teknik spot clean hanya pada bagian yang terdapat noda. Setelah dibersihkan, cukup letakkan jaket denim pada bidang datar dan biarkan mengering.

Jenis jaket mana yang menjadi favorit Anda ketika liburan musim dingin? Sebagai tambahan, ketika pembersihan jaket atau mantel kesayangan Anda di rumah tidak memungkinkan dan terlalu berisiko, sangat disarankan untuk membawanya ke jasa laundry dan dry clean yang memang ahli dalam pembersihan noda dan perawatan pakaian.

Tutup Menu
×
×

Cart